Cerita Seorang Hajjah Sofiah yang Cinta Harta

 Hajjah Shofiyah, pemilik salah satu usaha Rumah Makan Adidarma terkemuka di Surabaya (Soto Gubeng Pojok) memang dikenal masyarakat atas kedermawanannya, seakan harta telah begitu tak berharga baginya.

Seakan dunia telah begitu hina di matanya.

Inilah mungkin sosok nyata orang yg dunia di tangannya dan akhirat di hatinya.



Maka beberapa orang pengusaha muda yg bersemangat mendatangi beliau.


"Ajarkan pada kami Ji, bagaimana caranya agar kami seperti Hajjah Shofiyah."

"Bisa bisnis maju & sukses, tidak cinta pada harta dan tidak sayang pada kekayaan.. hingga seperti Hajjah Shofiyah bersadaqah terasa ringan"

"Wah", sahut Hajjah Shofiyah tertawa, 

"Antum salah alamat!"

"Lho?"

"Lha iya... kalian datang pada orang yg salah. Lha saya ini SANGAT SAYANG JG MENCINTAI HARTA SAYA."

"Saya ini sangat mencintai Aset yg saya miliki "!!!

"Lho?"

"Kok lho?? Lha sebab saking cinta dan sayangnya saya pada harta, SAMPAI-SAMPAI SAYA TIDAK RELA MENINGGALKAN HARTA SAYA DI DUNIA INI."

"AKAN SAYA BAWA MATI DIKUBUR DENGAN HARTA BISNIS SAYA.."

"Saya TIDAK MAU BERPISAH dengan kekayaan saya."

Makanya sementara ini saya titip-titipkan dulu :

"TITIP pada Masjid."

"TITIP pada anak Yatim."

"TITIP pada Fakir miskin."

"TITIP pada Madrasah."

"TITIP pada Pesantren."

'TITIP pada pejuang fii sabilillah."

"TITIP pada Guru2 Agama."

"TITIP pada Karyawan yg rajin Ibadah."

"TITIP pada sodara dan karyawan yg dirawat sakit."


"Alhamdulillah ada yg berkenan mau dititipi, saya senang sekali."

"Alhamdulillah ada yg sudi diamanati, saya bahagia sekali."

"In syaa Allah DI AKHIRAT NANTI SAYA BISA AMBIL LAGI TITIPAN SAYA."


"Saya ingin kekayaan saya itu DAPAT SAYA NIKMATI BERLIPAT-LIPAT di ALAM KUBUR dan di AKHIRAT"


Jadi..! Siapa bilang harta tdk dibawa mati?

HARTA ITU DIBAWA MATI!!


Caranya?


"JANGAN BAWA SENDIRI... 

Minta tolong dibawakan oleh anak Yatim, Fakir miskin, orang-orang yg berjuang di jalanNYA dll.

Karena anak dan keluarga sy cuma kasih kain kafan putih saja ketika sy sdh meninggal nanti."


Semoga menjadi renungan kita para sahabat yg sholeh dan sholehah.


Share jika memang bermanfa'at ..

Boleh dishare biar lebih bermanfaat buat orang banyak, kalo pelit disimpen sendiri juga gak apa-apa.

Rasulullah S.A.W bersabda:

"Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ayat saja dan ada orang yang mengamalkannya, maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala." 

(HR. Al-Bukhari)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cerita Seorang Hajjah Sofiah yang Cinta Harta"